This My Story
##Great moment in the beautiful day##
Cast: MF(thom)
desy
AAAmataku sakit sekali...!! teriak ku saat bangun tidur
"dok mata saya kenapa?" tanya ku kpd dokter yang usai memeriksaku
"apa orang tua kamu tau tentang penyakit mu ini?" tanya dokter kepada ku
"emangnya mata saya kenapa dok? saya sakit apa?" tanya ku dengan nada tinggi
"matamu terkena kangker" ucap dokter menyodorkan amplop berwrna coklat, air mata ku menetes perlahan
"saya harap kamu mau ikuti terapi agar penyakit kangkermu tidak berlanjut ke stadium yg lebih tinggi dan orang tua mu harus mengetahui ini" lanjut dokter
"baik dok saya akan ikuti terapi dan saya akan beritahu orang tua saya" jelas ku dengan tangis sesegukan,,
perlahan ku langkahkan kaki ku kluar dari ruangan dokter
drt..drt..drt.. BBku bergetar, ku ambil BB yg ada di dalam tas dan ku baca BBM yang masuk "thom" ucap ku lirih
-------------------------------- ------------------------
"hay" sapaku kepada thom
"kamu kemarin kemana,, kenapa BBM ku gak kamu bales " tanya thom kepadaku
"hah!! kemarin..."tanyaku pura2 tidak tau
"iya kemarin siang.." lanjut thom memperjelas
"tapi gak ada BBM masuk dari mu" jwb ku berbohong "eh thom ntar pulang sekolah anterin aku yaa" ku cobo alihkan pembicaraan
"kemana..?" tanya thom singkat
"kemana aja yg penting jalan2" jelasku
bel pulang sekolah berbunyi, ku ajak thom segera kluar dari kls
"eh eh sabar donk... jangan tarik2 sakit tau" omel thom kpada ku
"ma'af.. habisnya kamu lama bngt jalannya" ku bls omelan thom
"kita mau kemana sih?" tanya thom lagi
"emmm ke taman aja yuk.." ajak ku
"ganti baju dulu yaa gak enak tau maen pakek baju sekolah" omel thom lagi
"aduh ntar kelamaan" ucapku manyun
"tapikan kita masih pakek sragam SMA gak enak dilihat orang"
"ah cerewet bngt kamu thom.. udah ayok" ku tarik tangan thom agar segera bergegas menuju taman
Sesampai di taman aku dan thom duduk di bangku taman, pandangan ku kosong, air mataku menetes perlahan membasai pipiku
"kamu kenapa" ucap thom "hey.. kamu knpa?" tanya thom lagi berusaha membuyarkan lamunanku
"emm gpp kok" ucap ku sambil ku usap air mata yg membasahi pipiku
"kalau gpp kenapa kamu nangis" tanya thom heran ku tak memnjawab pertanyayaan thom, ku ambil amplop berwarna coklat dari dalam tas ku dan memberikannya kepada thom
"apa ini..?" tanya thom heran
"kamu buka yaa.."ucapku singkat
thom segera membuka amplop coklat yg ku beri
"kamu sakit?" tanya thom lirih dan menatap mataku lekat
"hiya aku sakit thom aku sakit... ucapku dengan nada tinggi dan mata yg berkaca-kaca "aku sakit kangker thom, aku sakit kangker.. aku gak tau sampai kapan aku akan hidup" lanjutku
"apa mama papamu tau tentang penyakitmu ini?" tanya thom
"aku memang sengaja tidk memberi tau mama sama papa, aku hanya akan crita ini ke pada mu karena aku merasa haya memiliki mu,, sahabat yg baik dan mau menemaniku di dalam ke adaan apapun" jelasku ke pada thom, air mata ku mulai menetes lagi
"udah gak usah nangis, aku akan menemanimu kapan pun kau butuh aku" thom mencoba menenangkan aku
-----------------------------------------------------
2thn sudah ku rasakan sakit kangker yang tak kunjung sembuh dan makin parah, hati ku selalu putus asa untuk meneruskan hidup di dunia ini hari ini ulang thn ku ke 17, semua orang datang di pesta ultahku termasuk orang2 yg aku sayangi
"thom..." aku memanggil seseorang yg sedang berjalan meneju ke arah ku
"hey... slamat ulangtahun semoga apa yg kau inginkan akan segera terwujud" ucap thom sambil menjabat tangan ku
"iya makasih"thom lihat dech banyak bngt yg datang aku suka suasana seperti ini" ucap ku tiba2
"aku juga suka hari ini karena bisa melihat mu tersenyum cantik, secantik hari ini dan wajahmu" bls thom setelah semua orang berkumpul acara pesta ultahku pun di mulai ku mulai berdoa sebelum meninyup li2n ke seventeen ku entah kenapa setelah ku meninyup li2n pandangan ku terasa gelap tubuh ku terkapar di lantai semua orang yang ada di pesta menjadi panik karna melihat ku pingsan
@rumah sakit
"dok bagaimana ke adaan anak saya" tanya mamaku ke pada dokter yg kluar dari ruangan UGD
"ma'af bu anak anda sudah tidak bernyawa lagi" jelas dokter kepada mma ku
{end}
THANKS for read ^_^:*
By: @d_ratna2212(Desy Ratna)
Cast: MF(thom)
desy
AAAmataku sakit sekali...!! teriak ku saat bangun tidur
"dok mata saya kenapa?" tanya ku kpd dokter yang usai memeriksaku
"apa orang tua kamu tau tentang penyakit mu ini?" tanya dokter kepada ku
"emangnya mata saya kenapa dok? saya sakit apa?" tanya ku dengan nada tinggi
"matamu terkena kangker" ucap dokter menyodorkan amplop berwrna coklat, air mata ku menetes perlahan
"saya harap kamu mau ikuti terapi agar penyakit kangkermu tidak berlanjut ke stadium yg lebih tinggi dan orang tua mu harus mengetahui ini" lanjut dokter
"baik dok saya akan ikuti terapi dan saya akan beritahu orang tua saya" jelas ku dengan tangis sesegukan,,
perlahan ku langkahkan kaki ku kluar dari ruangan dokter
drt..drt..drt.. BBku bergetar, ku ambil BB yg ada di dalam tas dan ku baca BBM yang masuk "thom" ucap ku lirih
-------------------------------- ------------------------
"hay" sapaku kepada thom
"kamu kemarin kemana,, kenapa BBM ku gak kamu bales " tanya thom kepadaku
"hah!! kemarin..."tanyaku pura2 tidak tau
"iya kemarin siang.." lanjut thom memperjelas
"tapi gak ada BBM masuk dari mu" jwb ku berbohong "eh thom ntar pulang sekolah anterin aku yaa" ku cobo alihkan pembicaraan
"kemana..?" tanya thom singkat
"kemana aja yg penting jalan2" jelasku
bel pulang sekolah berbunyi, ku ajak thom segera kluar dari kls
"eh eh sabar donk... jangan tarik2 sakit tau" omel thom kpada ku
"ma'af.. habisnya kamu lama bngt jalannya" ku bls omelan thom
"kita mau kemana sih?" tanya thom lagi
"emmm ke taman aja yuk.." ajak ku
"ganti baju dulu yaa gak enak tau maen pakek baju sekolah" omel thom lagi
"aduh ntar kelamaan" ucapku manyun
"tapikan kita masih pakek sragam SMA gak enak dilihat orang"
"ah cerewet bngt kamu thom.. udah ayok" ku tarik tangan thom agar segera bergegas menuju taman
Sesampai di taman aku dan thom duduk di bangku taman, pandangan ku kosong, air mataku menetes perlahan membasai pipiku
"kamu kenapa" ucap thom "hey.. kamu knpa?" tanya thom lagi berusaha membuyarkan lamunanku
"emm gpp kok" ucap ku sambil ku usap air mata yg membasahi pipiku
"kalau gpp kenapa kamu nangis" tanya thom heran ku tak memnjawab pertanyayaan thom, ku ambil amplop berwarna coklat dari dalam tas ku dan memberikannya kepada thom
"apa ini..?" tanya thom heran
"kamu buka yaa.."ucapku singkat
thom segera membuka amplop coklat yg ku beri
"kamu sakit?" tanya thom lirih dan menatap mataku lekat
"hiya aku sakit thom aku sakit... ucapku dengan nada tinggi dan mata yg berkaca-kaca "aku sakit kangker thom, aku sakit kangker.. aku gak tau sampai kapan aku akan hidup" lanjutku
"apa mama papamu tau tentang penyakitmu ini?" tanya thom
"aku memang sengaja tidk memberi tau mama sama papa, aku hanya akan crita ini ke pada mu karena aku merasa haya memiliki mu,, sahabat yg baik dan mau menemaniku di dalam ke adaan apapun" jelasku ke pada thom, air mata ku mulai menetes lagi
"udah gak usah nangis, aku akan menemanimu kapan pun kau butuh aku" thom mencoba menenangkan aku
-----------------------------------------------------
2thn sudah ku rasakan sakit kangker yang tak kunjung sembuh dan makin parah, hati ku selalu putus asa untuk meneruskan hidup di dunia ini hari ini ulang thn ku ke 17, semua orang datang di pesta ultahku termasuk orang2 yg aku sayangi
"thom..." aku memanggil seseorang yg sedang berjalan meneju ke arah ku
"hey... slamat ulangtahun semoga apa yg kau inginkan akan segera terwujud" ucap thom sambil menjabat tangan ku
"iya makasih"thom lihat dech banyak bngt yg datang aku suka suasana seperti ini" ucap ku tiba2
"aku juga suka hari ini karena bisa melihat mu tersenyum cantik, secantik hari ini dan wajahmu" bls thom setelah semua orang berkumpul acara pesta ultahku pun di mulai ku mulai berdoa sebelum meninyup li2n ke seventeen ku entah kenapa setelah ku meninyup li2n pandangan ku terasa gelap tubuh ku terkapar di lantai semua orang yang ada di pesta menjadi panik karna melihat ku pingsan
@rumah sakit
"dok bagaimana ke adaan anak saya" tanya mamaku ke pada dokter yg kluar dari ruangan UGD
"ma'af bu anak anda sudah tidak bernyawa lagi" jelas dokter kepada mma ku
{end}
THANKS for read ^_^:*
By: @d_ratna2212(Desy Ratna)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar